Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kombespol Budi Hermanto
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kapolresta Malang Kota
(Foto: istimewa)
Takdir kehidupan sudah digariskan oleh sang pencipta. Sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa agar hidupnya lebih baik dan bermakna. Karena setiap kesuksesan tidak akan ada hasil yang menghianati proses.
Sebuah doa dan usaha yang dilakukan seseorang dengan tulus pasti akan berbuah manis. Hal ini seperti kisah inspiratif seorang keluarga sederhana yang berasal dari Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Yozay Wijaya (11), anak laki-laki pasangan Roni Wijaya dan Sari Widyawati, tak pernah menyangka dirinya akan memiliki seorang sahabat seorang Kapolresta.
(Foto: istimewa)
Awal persahabatan Yozay dan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, bermula dari ibunya yang meninggalkan jejak komentar di salah satu postingan Instagram Polresta Malang Kota, Juni 2022 silam. Pada komentar tersebut, Sari Widyawati menyampaikan bahwa putra sulungnya lahir pada 1 Juli 2012, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.
Buher, sapaan akrab Kapolresta, mengonfirmasi bahwa persahabatannya tersebut terjalin berkat jejak komentar yang ditinggalkan oleh ibunda Yozay. “Memang benar. Sekitar satu tahun lalu kami melihat komentar ibunya Yozay. Kemudian saya meminta anggota untuk mengeceknya, dan ternyata benar” terangnya, Jumat (17/6/2023).
Tidak cukup sampai di situ, Yozai bersama keluarganya kemudian diundang hadir dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Polresta Malang Kota. Seperti perayaan Hari Bhayangkara ke-76, perayaan Iduladha 2022, Tasyakuran Tahun Baru 2023, dan sejumlah kegiatan lainnya.
(Foto: istimewa)
Bahkan saat ini keluarga tersebut masih mendapat perhatian dari Buher, dengan dilakukannya program bedah rumah milik keluarga Yozay. Program bedah rumah menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun ini.
“Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke-77 ,dan kami ingin dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di Kota Malang, khususnya untuk keluarga Yozay yang dari dulu sudah memiliki impian untuk memiliki rumah lebih sehat,” tutur Buher.
“Doa keluarga kecil ini diwujudkan oleh Polresta Malang Kota, yang bersinergi dengan Batasmedia 99 serta para donatur lainnya,” lanjut Kapolresta.
Program bedah rumah dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-77 kali ini menyasar tiga lokasi di wilayah Kecamatan Sukun. Selain rumah keluarga dari Yozay, rumah lainnya yang direnovasi adalah milik Srianah dan Suwandi. Tidak hanya program bedah rumah, Kapolresta juga turut membantu proses pembangunan salah satu masjid.
(Foto: istimewa)
Perhatian yang diberikan oleh Kapolresta Malang Kota membuat orangtua Yozay angkat bicara. “Tentunya kami sangat berterimakasih Bapak Kapolresta Malang Kota, yang telah memberikan banyak perhatiannya kepada ananda kami. Bahkan saat ini keluarga kami mendapat bantuan bedah rumah yang telah kami tinggali sejak 2015,” ucap Roni Wijaya, ayah Yozay.
Selama ini Yosay tinggal bersama kedua orangtua dan adiknya di sebuah rumah berukuran 4,5 x 6,5 meter yang kondisinya kurang sehat. Proses bedah rumah yang dilakukan Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Batasmedia99 ditargetkan rampung pada 28 Juni 2023 dan siap untuk kembali dihuni.
“Sesuai rencana, jelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-77 pada 1 Juli 2023, tiga rumah dan satu tempat ibadah (masjid) telah selesai pelaksanaan pemugarannya, dan akan siap di tempati serta digunakan kembali,” pungkas Buher
Kadiv Humas Polri Paparkan Pentingnya Penyebaran Informasi Tingkat RT/RW untuk Ciptakan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
JAKARTA - Berita Polisi | Kepolisian sangat berperan penting dalam pemberantasan penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian di masyarakat.
Sebagaimana di sampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho , untuk mengatasi berita miring di masyarakat terkait kinerja kepolisian, kita harus umpamakan pimpinannya adalah rakyat, juragannya adalah rakyat dan komandannya adalah rakyat, tapi rakyat yang mana yang di cari?
Ke medsos (media sosial) kita belum tau itu orang mana, rakyat yang pasti tentunya yang ada di lingkungan RT/RW, di kelurahan dan di kecamatan.
Sementara sudah sering kita sentuh, sering kita repotin, tetapi kegiatan kepolisian yang katanya untuk masyarakat, jarang tersampaikan kepada entitas yang ada di RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan.
Suatu contoh, setiap kegiatan polsek yang di laksanakan, selalu di sampaikan tiga kal...
Korban Hilang Kecelakaan Speedboat Iqza Express di Sungai Kayan Ditemukan
TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan– Tim gabungan akhirnya berhasil menemukan satu korban yang sebelumnya hilang dalam kecelakaan speedboat Iqza Express di perairan Sungai Kayan, tepatnya di SP 6 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.
Korban yang ditemukan berinisial MD (7 tahun), setelah dilakukan penyisiran intensif oleh Polresta Bulungan, Basarnas, Polairud**, dan TNI.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., mengonfirmasi bahwa korban ditemukan pada pukul 14.20 WITA, Kamis (13/2/2025).
"Kami telah memaksimalkan penyisiran di sepanjang perairan Sungai Kayan, dan akhirnya tim gabungan berhasil menemukan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang," ujar Kombes Pol Rofikoh Yunianto dalam keterangannya.
Menurutnya, pencarian dilakukan dengan mengerahkan berbagai metode, termasuk penggunaan perahu karet, alat sonar, serta penyela...
Polresta Bulungan Intensifkan Patroli Cegah Kenakalan Remaja di Area Tepian Sungai Kayan
TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Dalam upaya mencegah aksi kenakalan remaja, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan semakin gencar melakukan patroli di berbagai wilayah hukum Polresta Bulungan, termasuk area siring di tepian Sungai Kayan.
Kapolresta Bulungan, AKBP Rofikoh Yunianto, S.I.K., melalui PS Kasi Humas Polresta Bulungan,Ipda Magdalena Lawai, S.Sos., mengungkapkan bahwa patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga ketertiban masyarakat dan memastikan para remaja tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum.
“Kami rutin melakukan patroli, terutama di kawasan-kawasan yang menjadi titik kumpul remaja, seperti area siring di tepian Sungai Kayan. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir potensi kenakalan remaja yang dapat merugikan mereka dan masyarakat sekitar,”ujar Ipda Magdalena.
Patroli difokuskan pada malam hari, terutama di ...
Komentar
Posting Komentar